Delapan tahun setelah teror mengerikan di Kafir: Bersekutu dengan Setan, hidup keluarga Sri terlihat seolah sudah kembali normal. Tapi tenang saja, Sobat IDNtrailer ketenangan itu cuma ilusi.
Luka lama, dosa yang dipendam, dan rahasia kelam yang dulu dikubur rapat ternyata belum benar-benar selesai. Justru dari situlah semua malapetaka baru bermula.
Lewat Kafir: Gerbang Sukma, Lo bakal diajak masuk ke fase cerita yang lebih gelap dan emosional.
Terornya nggak cuma soal penampakan atau kutukan, tapi juga menyentuh trauma keluarga dan konsekuensi dari masa lalu yang tak pernah benar-benar pergi. Setiap kejadian terasa makin personal, bikin Lo ikut was-was sekaligus penasaran.
Film ini bukan sekadar sekuel tempelan. Ada misteri baru, ancaman yang lebih besar, dan pintu horor yang siap terbuka lebih lebar dari sebelumnya.
Jadi kalau Lo pengin tahu bagaimana kelanjutan nasib keluarga Sri dan rahasia apa yang akhirnya terungkap, mending lanjut baca alur ceritanya di bawah. Siap-siap, karena perjalanan horornya baru saja dimulai.
Isi Sinopsis Film & Tokoh-Tokohnya
Tokoh Utama
- Sri (diperankan oleh Putri Ayudya)
Sri adalah sosok ibu yang menjadi pusat emosi dalam film Kafir: Gerbang Sukma. Setelah kehilangan suaminya akibat santet, ia berusaha bertahan demi keluarganya, meski hidupnya terus dibayangi teror gaib dan trauma masa lalu. Karakter Sri digambarkan penuh konflik batin, antara rasa bersalah, ketakutan, dan naluri keibuan yang kuat.
Dalam sekuelnya, kewaspadaannya berubah menjadi sikap overthinking yang intens, membuatnya selalu curiga pada setiap ancaman supernatural. Sri merepresentasikan perjuangan seorang ibu yang rela berkorban, namun rapuh secara mental saat berhadapan dengan kekuatan tak kasatmata.
- Andi (diperankan oleh Rangga Azof)
Andi merupakan sosok anak laki-laki yang tumbuh dalam bayang-bayang tragedi keluarga. Sejak kematian ayahnya akibat santet, hidup Andi perlahan berubah menjadi rangkaian teror dan konflik batin. Ia digambarkan sebagai anak yang peduli dan protektif terhadap ibunya, Sri, serta adiknya, Dina.
Namun, seiring waktu, Andi justru terseret lebih dalam ke pusaran rahasia kelam keluarganya. Dalam sekuel Gerbang Sukma, Andi telah dewasa dan berkeluarga, tetapi luka masa lalu kembali menghantuinya. Ia harus menghadapi kekuatan gaib, kebenaran menyakitkan, serta ancaman yang kini turut membahayakan istrinya, Rani.
- Dina (diperankan oleh Nadya Arina)
Dina adalah anak bungsu dalam keluarga yang sering terlihat pendiam, namun menyimpan kecerdasan yang jauh di atas usianya. Hobinya membaca buku detektif membentuk cara berpikirnya yang kritis, logis, dan penuh rasa ingin tahu.
Di tengah teror mistis yang menghantui keluarganya, Dina justru kerap menjadi sosok yang peka terhadap kejanggalan di sekitarnya. Ia tidak mudah percaya pada hal-hal gaib begitu saja, selalu mencoba mencari pola dan jawaban rasional. Keberanian dan ketajaman pikirannya membuat Dina menjadi karakter kecil yang punya peran besar dalam mengungkap misteri gelap Gerbang Sukma.
- Hanum (diperankan oleh Indah Permatasari)
Hanum merupakan kekasih baru Andi yang hadir membawa luka lama dan dendam mendalam terhadap keluarga Sri. Di balik sikapnya yang terlihat tenang, Hanum menyimpan amarah yang diwarisi dari sang ibu, yang merasa hidupnya hancur akibat masa lalu keluarga Sri.
Kehadirannya menjadi pemicu konflik baru sekaligus membuka kembali rahasia kelam yang belum terselesaikan. Hanum digambarkan sebagai sosok antagonis yang kompleks dan manusiawi, penuh emosi, namun berbahaya. Ia menjadi pusat teror mistis yang menghantui keluarga Sri, dengan tindakan-tindakan tak terduga yang membuat suasana film semakin mencekam dan menegangkan.
Alur Cerita
Film Kafir: Gerbang Sukma kembali mengajak Lo menyelami kisah kelam Sri, seorang perempuan kuat yang hidupnya tak pernah benar-benar lepas dari teror masa lalu.
Delapan tahun sudah berlalu sejak kematian tragis Herman, suami Sri, yang meninggal secara mengenaskan akibat santet. Luka itu memang perlahan tertutup waktu, tapi bekasnya masih tertanam dalam di batin Sri.
Kini, Sri mencoba menjalani kehidupan yang lebih tenang bersama kedua anaknya, Dina dan Andi. Keluarga kecil itu tampak mulai menemukan kembali keseimbangan hidup.
Bahkan Andi telah menikah dengan Rani, membawa harapan baru bahwa masa depan mereka akan jauh dari bayang-bayang kelam. Dari luar, semuanya terlihat normal. Seolah tragedi masa lalu hanyalah kenangan yang tak akan kembali.
Namun ketenangan itu cuma ilusi. Sebuah kabar mendadak dari ayahnya memaksa Sri pulang ke kampung halaman. Ibunya jatuh sakit parah, dan mau tak mau Sri harus kembali ke rumah lama yang menyimpan trauma paling dalam. Tanpa ia sadari, kepulangan itu justru menjadi awal dari teror yang jauh lebih mengerikan dari sebelumnya.
Sejak kembali ke rumah orang tuanya, Sri mulai merasakan hal-hal ganjil. Atmosfer rumah terasa asing, sunyi, dan dingin, seakan menyimpan sesuatu yang terbangun dari tidur panjang.
Mimpi buruk datang bertubi-tubi, gangguan tak kasat mata semakin nyata, dan rasa takut perlahan merayap ke seluruh anggota keluarga. Lo bakal diajak ikut merasakan ketegangan yang dibangun pelan-pelan tapi menusuk.
Di balik semua kejadian menyeramkan itu, tersimpan rahasia besar yang selama ini dipendam Sri. Dosa lama yang tak pernah benar-benar diselesaikan kini menuntut konsekuensinya.
Sebuah gerbang terlarang perlahan terbuka, membawa ancaman yang bukan cuma mengincar Sri, tapi juga orang-orang yang ia cintai.
Berbeda dari film pertamanya, Kafir: Gerbang Sukma menghadirkan horor yang lebih gelap dan emosional. Teror bukan sekadar wujud makhluk gaib, tapi lahir dari rasa bersalah, konflik batin, dan ketakutan kehilangan keluarga.
Buat Lo yang suka horor dengan kedalaman cerita, film ini bukan cuma soal takutโtapi juga soal penyesalan yang datang terlambat.
Produksi & Detail Tambahan
- Sutradara : Azhar Kinoi Lubis.
- Penulis Naskah : Upi & Dea April.
- Produksi : Chand Parwez Servia, Riza, Mithu Nisar (Starvision).
- Rumah Produksi : Starvision Plus
- Pemeran Utama : utri Ayudya, Rangga Azof, Nadya Arina, Indah Permatasari.
- Pemeran Pendukung : , Asha Assuncao, Arswendy Bening Swara, Sujiwo Tejo, Teddy Syach, Fuad Idris, Totos Rasiti, Nova Eliza.
- Jadwal Tayang : 29 Januari 2026
Kesimpulan dan Ajakan Nonton
ternyata masih hidup dalam bayang-bayang kutukan lama yang dulu nyaris menghancurkan segalanya. Delapan tahun berlalu, luka memang terlihat menutup, tapi ancaman justru pelan-pelan bangkit lagi.
Sri (Putri Ayudya) kini mencoba bertahan dengan cara ekstremโrumah dipenuhi jimat, hidup dijalani dengan rasa waspada berlebihan. Sementara itu, kedua anaknya mulai menata masa depan.
Dina sibuk mengejar karier sebagai pengacara magang, sedangkan Andi membangun keluarga baru dan meneruskan usaha tebu peninggalan ayahnya. Kelihatannya normal, tapi ketenangan itu rapuh banget.
Semuanya berubah saat kabar buruk datang dari Kakek dan Nenek. Kunjungan keluarga ini justru menjadi pintu masuk bagi dosa lama, perjanjian terlarang, dan ritual gerbang sukma yang mengerikan. Dari sini, misteri lama mulai terbuka satu per satu, bikin lo mikir ulang soal siapa sebenarnya korban dan siapa yang bersalah.
Disutradarai lagi oleh Anzhar Kinoi Lubis, sekuel ini tampil beda. Horornya lebih sadis, lebih psikologis, dan jauh lebih bikin nggak nyaman. Kehadiran Arswendy Bening Swara dan Mutia Datau sukses menambah rasa ngeri yang menusuk perlahan.
Kalau lo suka horor yang nggak cuma ngagetin tapi juga bikin kepikiran setelah keluar bioskop, Kafir: Gerbang Sukma wajib masuk daftar tontonan. Yuk, buktiin sendiri seberapa gelap rahasia keluarga Sri di layar lebar!
FAQ yang Menarik
Q: Tentang apa sih film Kafir: Gerbang Sukma?
A: Film ini melanjutkan kisah Sri delapan tahun setelah ia lolos dari kematian. Hidupnya memang terlihat lebih tenang, tapi teror lama ternyata belum benar-benar pergi. Luka batin, dosa masa lalu, dan gangguan supranatural kembali menghantui keluarganya.
Q: Apakah harus nonton film pertamanya dulu?
A: Nonton film pertama jelas bikin pengalaman lebih dapet, Sobat. Tapi tanpa itu pun, lo masih bisa menikmati ceritanya karena konflik baru dijelaskan dengan cukup rapi dan emosional.
Q: Apa yang bikin sekuel ini beda dari pendahulunya?
A: Kalau film pertama banyak mengandalkan jumpscare, kali ini horornya lebih ke psikologis. Terornya pelan, gelap, dan bikin lo mikir soal dosa, trauma, dan konsekuensi pilihan hidup.
Q: Apa itu Gerbang Sukma?
A: Dalam kepercayaan di film ini, Gerbang Sukma akan terbuka saat purnama. Di momen itu, arwah yang mati bisa kembali bangkit, sekaligus membuka rahasia tentang dosa dan hutang Sri kepada iblis.
Q: Siapa yang paling mencuri perhatian di film ini?
A: Dua karakter baru jadi kunci utama cerita. Mereka bukan cuma pendukung, tapi benar-benar โmenggendongโ konflik dan teror sepanjang film.
Q: Apakah Kafir: Gerbang Sukma punya akhir yang menggantung?
A: Menariknya, film ini tidak memberi teaser jelas seperti film pertama. Tapi justru itu membuka kemungkinan besar hadirnya film ketiga, prekuel, atau spin-off di semesta Kafir.
Q: Kapan film ini tayang di bioskop?
A: Catat tanggalnya, Lo! Kafir: Gerbang Sukma dijadwalkan tayang di bioskop Indonesia pada 29 Januari 2026.
Q: Kenapa film ini wajib masuk watchlist?
A: Karena ini bukan cuma soal takut, tapi juga soal rasa bersalah, trauma, dan pertanyaan besar: apakah semua dosa benar-benar bisa dikubur selamanya?






