Riba: Seorang Petani yang Terjerat Hutang Hingga Lakukan Ritual Terlarang

Alymansur

Riba

Lo pernah kebayang, sobat IDNtrailer, gimana rasanya hidup tenang tapi perlahan berubah jadi mimpi buruk cuma gara-gara satu keputusan nekat?

Nah, film horor terbaru berjudul Riba datang membawa cerita yang bukan sekadar bikin merinding, tapi juga bikin Lo mikir panjang soal utang, ambisi, dan jalan pintas yang berbahaya.

Di balik kisah mistis yang diangkat dari thread viral “Getih Anak”, tersembunyi potret gelap seorang kepala keluarga yang rela mengorbankan segalanya demi keluar dari himpitan ekonomi.

Tapi, apakah semua itu benar-benar membawa keselamatan, atau justru membuka pintu petaka? Kalau Lo penasaran bagaimana teror ini bermula dan ke mana akhirnya nasib keluarga tersebut berujung, yuk lanjut baca alur ceritanya di bawah ini.

Isi Sinopsis Film & Tokoh-Tokohnya

Pernah nggak sih, Lo kepikiran sampai sejauh apa seseorang rela melangkah demi keluar dari himpitan hidup? Sobat IDNtrailer, film ini ngajak Lo masuk ke dunia gelap pesugihan laut, di mana kekayaan bisa datang secepat kilaT asal ada harga mahal yang siap dibayar.

Sebuah keluarga nekat menumbalkan darah daging sendiri, dan sejak itu, teror mulai menagih janji satu per satu. Di tengah kisah itu, ada Rohmah, seorang istri yang cintanya begitu besar, tapi tak berdaya menghadapi kerasnya keadaan.

Keputusan fatal yang ia ambil jadi awal mimpi buruk panjang penuh rasa bersalah, bisikan gaib, dan kutukan turun-temurun. Penasaran bagaimana semua ini bermula dan ke mana akhir petakanya? Yuk, lanjut baca alur cerita lengkapnya dan pemeranya di bawah, karena kisah ini jauh lebih mencekam dari yang Lo bayangkan.

 Tokoh Utama

  • Sugi (diperankan oleh Ibrahim Risyad) – Sugi adalah sosok kepala keluarga sederhana yang terdesak keadaan setelah panen tembakaunya gagal total. Terlilit utang pada rentenir bengis, ia kehilangan arah dan memilih jalan pintas melalui pesugihan “Getih Anak”. Keputusan itu menjerumuskannya ke dalam konflik batin, rasa bersalah mendalam, serta teror mistis yang menghantui keluarganya. Diperankan dengan intens oleh Ibrahim Risyad, karakter Sugi merepresentasikan potret manusia rapuh yang mengorbankan moral demi bertahan hidup.
  • Rohmah (diperankan oleh Fanny Ghassani) – Rohmah, yang diperankan Fanny Ghasani, hadir sebagai sosok istri sederhana yang hidupnya berubah drastis setelah dihantam cobaan tak terduga. Ia digambarkan lembut, setia, namun perlahan harus belajar tegar menghadapi tekanan batin dan ketakutan yang datang bertubi-tubi. Ekspresi wajah, tatapan mata, hingga bahasa tubuh Fanny memperlihatkan pergulatan emosi Rohmah sebagai perempuan yang terjebak antara cinta, rasa bersalah, dan upaya bertahan demi keluarganya.
  • Muji (diperankan oleh Wafda Saifan) – Muji digambarkan sebagai seniman misterius yang menjadi sahabat sekaligus pemicu kehancuran bagi Sugi. Di balik sikap tenangnya, Muji menyimpan pengaruh gelap melalui sarannya tentang ritual pesugihan “Getih Anak”. Karakter ini tampil ambigu, antara penolong dan penjerumus, sehingga berpotensi dianggap antagonis oleh penonton. Kehadiran Muji menjadi simbol godaan keserakahan, di mana satu nasihat keliru mampu menyeret seseorang ke jurang utang, dosa, dan teror gaib yang mematikan.

Alur Cerita

Bayangin hidup tenang di desa, dikelilingi ladang tembakau, keluarga lengkap, dan hari-hari yang berjalan sederhana. Begitulah kehidupan Sugi, seorang petani tembakau yang setiap hari berjuang menghidupi keluarganya.

Bersama sang istri, Rohmah, dua anak mereka, Dimas dan Bening, serta ibu mertua yang setia menemani, Sugi merasa hidupnya sudah cukup. Nggak mewah, tapi damai. Namun, Lo tahu sendiri, hidup petani nggak pernah benar-benar aman dari badai.

Masalah mulai datang ketika panen tembakau yang selama ini jadi tumpuan utama justru gagal total. Ladang kering, hasil nol besar, sementara kebutuhan keluarga terus menumpuk.

Tekanan ekonomi perlahan menggerogoti ketenangan rumah tangga mereka. Utang mulai datang satu per satu, sampai akhirnya Sugi terjerat pinjaman besar dari seorang juragan kejam yang terkenal nggak punya belas kasihan.

Di titik inilah, Sugi berada di persimpangan hidup. Putus asa, bingung, dan kehabisan jalan, dia menerima tawaran dari sahabat lamanya, Muji.

Sebuah jalan pintas yang terdengar mustahil tapi menggoda ritual pesugihan bernama “Getih Anak”. Ritual ini menjanjikan kekayaan instan, tapi dengan harga yang mengerikan darah dari anggota keluarganya sendiri.

Sobat IDNtrailer pasti sudah bisa nebak, keputusan ini bakal mengubah segalanya. Setelah ritual itu dijalani, keajaiban benar-benar terjadi. Utang lunas, panen berikutnya melimpah, uang datang tanpa henti.

Rumah mereka berubah, kehidupan naik drastis, dan kebahagiaan seolah kembali. Dari luar, keluarga Sugi tampak seperti mimpi yang jadi nyata. Tapi Lo tahu, nggak ada pesugihan yang benar-benar gratis.

Pelan-pelan, teror mulai merayap masuk ke rumah mereka. Suara aneh di malam hari, bayangan yang muncul tiba-tiba, hingga kejadian-kejadian tak masuk akal yang mengancam keselamatan anak-anaknya sendiri.

Sugi mulai sadar, kekayaan yang dia dapat ternyata dibayar dengan sesuatu yang jauh lebih berharga daripada uang.

Di tengah ketakutan, rasa bersalah, dan ancaman gaib yang makin nyata, Sugi harus menghadapi satu pertanyaan paling berat dalam hidupnya: sampai sejauh mana dia rela mengorbankan keluarganya demi keluar dari kemiskinan?

Film RIBA bukan cuma soal hantu dan teror, tapi juga tentang pilihan hidup, keserakahan, dan harga mahal dari jalan pintas. Lo nggak cuma dibuat tegang, tapi juga diajak mikir — apakah kekayaan benar-benar sebanding dengan nyawa dan kebahagiaan orang yang Lo cintai?

Produksi & Detail Tambahan

  • Sutradara : Adhe Dharmastriya
  • Penulis Naskah : Titien Wattimena
  • Produksi : Titin Suryani
  • Rumah Produksi : Verona Films
  • Pemeran Utama : Fanny Ghassani,Ibrahim Irsyad, Wafda Safian
  • Pemeran Pendukung : Jajang C Noer, Emilat Morshedy, Kevin Danu, Pritt Timothy, Deden Bagaskara, Andre Govano.
  • Jadwal Tayang : 4 Desember 2025

Kesimpulan dan Ajakan Nonton

Film Riba ngajak lo, sobat IDNtrailer, buat masuk ke kehidupan Sugi, seorang petani tembakau sederhana yang hidup damai bersama istri, dua anak, dan mertuanya. Awalnya semua terasa tenang, sampai gagal panen datang dan bikin ekonomi keluarga mereka ambruk.

Terdesak utang dan tekanan hidup, Sugi akhirnya menerima tawaran berbahaya dari sahabatnya ritual pesugihan “Getih Anak” yang menjanjikan kekayaan instan dengan harga yang nggak main-main.

Sejak itu, hidup mereka memang berubah drastis, utang lunas, panen melimpah, dan senyum kembali muncul. Tapi di balik kemewahan itu, teror gaib mulai mengintai satu per satu anggota keluarga.

Pelan-pelan, Sugi sadar kalau kekayaan ini bukan hadiah, melainkan kutukan. Film ini nggak cuma jualan horor, tapi juga nyentil soal jerat utang, keserakahan, dan pilihan hidup yang salah arah.

Ceritanya dekat dengan realita, bikin lo mikir, sekaligus merinding. Jadi, sobat IDNtrailer, kalau lo suka horor yang punya pesan kuat dan drama keluarga yang bikin emosional, wajib banget nonton Riba. Jangan cuma dengar ceritanya, rasakan sendiri ketegangannya di layar lebar!

FAQ yang Menarik

Q: Tentang apa sebenarnya film RIBA?

A: RIBA bercerita tentang pesugihan dan jalan pintas menuju kekayaan instan yang justru membawa petaka. Film ini menyoroti bagaimana ambisi dan tekanan ekonomi bisa menyeret seseorang ke pilihan kelam dengan konsekuensi mengerikan.

Q: Apa yang membuat cerita RIBA terasa dekat dengan kehidupan nyata?

A: Karena kisahnya berangkat dari isu jeratan utang, tekanan ekonomi, dan kepercayaan masyarakat tentang praktik gelap yang masih dipercaya hingga sekarang. Cerita ini terasa realistis sekaligus menakutkan.

Q: Siapa sosok di balik layar film RIBA?

A: Film ini disutradarai oleh Adhe Darmastriya dengan skenario garapan Titien Wattimena, dua nama yang dikenal piawai mengolah cerita bernuansa psikologis dan religius.

Q: Kapan RIBA mulai tayang di bioskop?

A: RIBA dijadwalkan tayang serentak di seluruh bioskop Indonesia pada 4 Desember 2025.

Q: Siapa saja pemeran utama dalam film ini?

A: Ibrahim Risyad memerankan Sugi, kepala keluarga yang terjerat pesugihan, sementara Fanny Ghassani berperan sebagai Rohmah, sang istri yang ikut menanggung dampak dari pilihan kelam tersebut.

Q: Apakah RIBA diangkat dari kisah nyata?

A: Film ini diadaptasi dari thread viral berjudul “Getih Anak” karya akun @mitologue, yang terinspirasi dari cerita dan kepercayaan masyarakat tentang praktik pesugihan.

Q: Selain horor, pesan apa yang ingin disampaikan film ini?

A: RIBA membawa kritik sosial tentang bahaya keserakahan, tekanan ekonomi, dan akibat moral dari memilih jalan pintas. Horor di sini bukan hanya soal makhluk gaib, tapi juga tentang ketakutan akibat keputusan sendiri.

Q: Cocok untuk penonton seperti apa film ini?

A: Film ini pas buat lo yang suka horor dengan cerita kuat, nuansa religius, serta pesan moral yang bikin mikir setelah keluar dari bioskop.

Q: Mengapa RIBA layak ditonton?

A: Karena menggabungkan kisah viral, isu sosial yang relevan, deretan pemain solid, dan horor psikologis yang bukan sekadar jumpscare, tapi meninggalkan bekas di pikiran.

Also Read

Leave a Comment