Pernah nggak, Sobat IDNtrailer, ngerasa kalau cinta itu kadang datang dengan cara yang nggak biasa? Nah, film “Tak Kenal Maka Taaruf” bakal ngajak Lo menyelami kisah cinta yang nggak berawal dari pandangan pertama, tapi dari niat tulus untuk saling mengenal lewat jalan yang diridai.
Lewat karakter Zoya dan Faris, film ini bukan cuma tentang cinta, tapi juga tentang keyakinan, prinsip hidup, dan bagaimana dua hati belajar saling memahami tanpa harus melanggar batas. Zoya, seorang mahasiswi kedokteran berhijab dengan masa lalu yang menyisakan luka, tiba-tiba dipertemukan dengan Faris lewat proses taaruf yang penuh kejutan.
Tapi, apakah cinta yang dimulai dengan niat suci itu akan berjalan semudah yang dibayangkan? Atau justru ada ujian besar yang menanti keduanya?
Yuk, Sobat IDNtrailer, siap-siap terbawa dalam kisah menyentuh dari film “Tak Kenal Maka Taaruf” ini—cerita lengkapnya bakal bikin Lo makin penasaran di bagian alur cerita berikutnya!
Isi Sinopsis Film & Tokoh-Tokohnya
Dalam film Tak Kenal Maka Taaaruf ini di isi oleh sejumlah aktor dan aktris muda berbakat yang tidak hanya menyuguhkan tontonan soal percintaan saja, namun juga mengangkat nilai agama yang mungkin belum diketahui anak muda saat ini.
Tokoh Utama
Zoya (diperankan oleh Saskia Chadwik): Zoya adalah seorang mahasiswi kedokteran yang cerdas, religius, dan dikenal memiliki prinsip hidup yang teguh. Di balik ketenangannya, Zoya menyimpan luka batin mendalam akibat pengalaman pahit dalam keluarganya. Trauma dari perceraian dua kakaknya membuatnya menderita philophobia, rasa takut untuk jatuh cinta.
Meskipun begitu, Zoya tetap berusaha menjalani hidup dengan semangat dan menjunjung nilai-nilai agama. Ia percaya bahwa cinta sejati bisa hadir melalui jalan yang halal, sehingga ia memegang teguh prinsip untuk tidak berpacaran dan memilih menikah tanpa proses pacaran.
Karakter Zoya menggambarkan sosok perempuan modern yang tetap berpegang pada keimanan di tengah arus kehidupan kampus yang penuh godaan.
Faris (diperankan oleh Fadi Alaydrus ): Faris adalah mahasiswa jurusan teknologi kelautan yang dikenal karismatik dan berjiwa pemimpin. Selain berprestasi di bidang akademik, ia juga merupakan vokalis band kampus yang digemari banyak mahasiswa.
Pesona dan ketulusannya membuat Zoya perlahan membuka hati dan mengubah pandangannya tentang cinta. Karakter Faris menggambarkan sosok pria yang tidak hanya cerdas dan berbakat, tapi juga tulus dalam memperjuangkan perasaan.
Cleo (diperankan oleh Dinda Mahira): Cleo digambarkan sebagai mahasiswi modern yang penuh energi dan percaya diri. Ia memiliki kepribadian agresif dalam arti positif — berani mengambil langkah dan tidak ragu mengejar apa yang diinginkan, termasuk cintanya pada Faris.
Sebagai penggemar berat sang idola kampus, Cleo menunjukkan sisi ambisius yang kadang membuatnya tampak impulsif, tapi di sisi lain memperlihatkan ketulusan hati dan semangat pantang menyerah.
Alur Cerita
Lo pernah nggak sih ngerasa takut buat jatuh cinta karena masa lalu? Nah, hal itu juga dialami Zoya, mahasiswi kedokteran yang pintar, religius, tapi punya trauma mendalam soal cinta. Setelah menyaksikan dua kakaknya gagal mempertahankan rumah tangga, Zoya jadi punya prinsip kuat: nggak mau pacaran, apalagi cinta-cintaan sebelum halal.
Namun hidup emang suka iseng. Di tengah kesibukannya kuliah, Zoya dipertemukan sama Faris, mahasiswa teknologi kelautan yang punya pesona lengkap—ganteng, tinggi, dan vokalis band kampus pula. Tapi yang lucu, pertemuan pertama mereka justru bikin Zoya kesel setengah mati. Bayangin aja, setiap kali Zoya mau salat di masjid kampus, suara motor Faris yang bising malah ganggu banget! Dari situ, Zoya langsung cap “cowok ini nyebelin.”
Masalahnya nggak berhenti di situ. Ada Cleopatra, mahasiswi populer yang naksir berat sama Faris. Cewek ini nggak tanggung-tanggung nunjukin rasa sukanya, bahkan terang-terangan saingan sama Zoya. Dari sinilah muncul konflik cinta segitiga yang bikin emosi naik-turun.
Tapi seiring waktu, Zoya mulai sadar kalau Faris nggak sekadar cowok populer. Di balik gayanya yang santai, Faris punya pemahaman agama yang kuat dan tulus pengen mengenal Zoya lewat cara yang baik: taaruf. Proses taaruf mereka pun jadi perjalanan spiritual dan emosional yang penuh pembelajaran. Zoya berusaha melawan rasa takutnya, belajar menerima kehadiran cinta yang datang dengan cara yang lebih suci dan tenang.
Buat lo yang suka kisah cinta yang nggak cuma manis tapi juga bermakna, film ini wajib banget lo tonton. Tak Kenal Maka Taaruf bukan cuma cerita soal dua orang yang saling jatuh cinta, tapi juga tentang keberanian menghadapi trauma, menjaga prinsip, dan menemukan makna cinta yang sebenarnya. Jadi, siap-siap, Sobat IDNtrailer, lo bakal diajak ngerasain perjalanan cinta yang nggak biasa — tanpa pacaran, tapi tetap bikin jantung berdebar!
Produksi & Detail Tambahan
- Sutradara : Toma Margens (debut penyutradaraan)
- Diangkat dari Novel Karya : Mim Yudiarto
- Produksi : Yahywa Titi Mangsa
- Rumah Produksi : Yahywa Titi Mangsa
- Pemeran Utama : Fadi Alaydrus, Saskia Chadwick, Dinda Mahira
- Pemeran Pendukung : Shandy William, Maghara Adipura, Kheyla Afzah Zahra, Ika Diharjo, Avit Kribo, Ina Marika, Ghina Nisa Salsabiela.
- Jadwal Tayang : 13 November 2025
- Genre: Drama, Religi
Kesimpulan dan Ajakan Nonton
Film TAK KENAL MAKA TAARUF bercerita tentang Zoya, mahasiswi kedokteran cerdas dan religius yang berpegang teguh pada prinsip menikah tanpa pacaran. Namun di balik keyakinannya, Zoya menyimpan ketakutan pada cinta akibat luka masa lalu keluarganya.
Hidupnya berubah sejak bertemu Faris, mahasiswa tampan dan populer yang awalnya justru membuatnya kesal. Dari benci menjadi kagum, pertemuan mereka membawa Zoya pada perjalanan spiritual dan emosional yang penuh ujian, di mana ia belajar membuka hati dan menemukan makna cinta sejati.
Konflik semakin seru dengan kehadiran Cleopatra, gadis ceria yang juga menyukai Faris. Cinta segitiga pun tak terhindarkan, menguji keikhlasan dan keteguhan iman mereka.
Film ini mengajarkan bahwa cinta sejati bukan sekadar rasa, melainkan tentang ketulusan, kesabaran, dan keyakinan pada takdir Allah.
Saksikan film TAK KENAL MAKA TAARUF dan temukan makna cinta yang menenangkan hati serta mendekatkan diri pada Sang Pencipta!
FAQ yang Menarik
Q: Apa yang membuat film Tak Kenal Maka Taaruf berbeda dari film drama religi lainnya?
A: Film ini menggabungkan nilai-nilai islami dengan nuansa romansa dan komedi ringan, sehingga terasa segar dan dekat dengan kehidupan remaja masa kini. Ceritanya tidak menggurui, tapi tetap menyentuh dan memberi pesan moral yang kuat tentang cinta halal dan kesabaran.
Q: Film ini diadaptasi dari mana?
A: Tak Kenal Maka Taaruf diadaptasi dari novel populer karya Mim Yudiarto, yang sempat viral sejak diterbitkan pada tahun 2023. Ceritanya sukses menyentuh banyak pembaca karena mengangkat kisah cinta islami yang realistis dan penuh makna.
Q: Siapa sosok di balik layar yang mengarahkan film ini?
A: Film ini menjadi debut penyutradaraan Toma Margens, putra dari aktor senior Toro Margens. Ia berhasil menyajikan cerita cinta islami dengan pendekatan yang ringan, penuh emosi, namun tetap menghibur.
Q: Apa pesan moral utama yang ingin disampaikan film ini?
A: Film ini menekankan pentingnya menjalani kehidupan sesuai nilai agama di tengah era modern. Melalui kisah Zoya dan Faris, penonton diajak memahami bahwa cinta sejati bukan tentang hawa nafsu, tetapi tentang komitmen, keimanan, dan kesabaran dalam menanti pasangan yang tepat.
Q: Kapan film Tak Kenal Maka Taaruf bisa disaksikan di bioskop?
A: Film ini resmi tayang mulai 13 November 2025 di seluruh bioskop Indonesia. Jadi, jangan lewatkan kesempatan untuk menyaksikan kisah cinta islami yang hangat dan inspiratif ini di layar lebar!
Q: Siapa saja aktor dan aktris yang ikut meramaikan film ini?
A: Selain Saskia Chadwick dan Fadi Alaydrus, film ini juga dibintangi oleh Dinda Mahira dan Shandy William. Keempatnya menghadirkan chemistry yang kuat dan berhasil membangun suasana cerita yang natural serta menyenangkan untuk ditonton.
Q: Untuk siapa film ini ditujukan?
A: Film ini cocok untuk remaja dan keluarga muslim yang ingin menikmati cerita cinta islami yang relevan dengan kehidupan masa kini. Produser bahkan menyebut film ini sebagai “persembahan untuk generasi muda calon pemimpin masa depan.”






